MEDIA ONLINE KAMPUS FE USM

Home » » Dia Bilang, Di Aceh Paling Sedikit Perusahaan Pembiayaan

Dia Bilang, Di Aceh Paling Sedikit Perusahaan Pembiayaan

Written By Unknown on Jumat, 13 September 2013 | 07.07

gambar ilustrasi
gambar ilustrasi
ACEH TERKINI – Total aset industri pembiayaan terus mengalami peningkatan. Per Juni 2013, total aset menjadi Rp 359 triliun atau tumbuh 11,60 persen (YoY). Sebesar 90 persen market share didominasi 62 perusahaan (31 persen pelaku industri) dan sisanya bank atau holding company.
“Aset perusahaan pembiayaan yang terus tumbuh mengindikasikan perusahaan ini menjadi primadona sejak 10 tahun terakhir,” ujar Kepala Sub Divisi Tindak Lanjut Pengawasan Pembiayaan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Budiyono pada Journalist Class, di Hotel JW Marriott, Rabu (4/9/2013).
OJK juga mencatat jumlah kantor cabang perusahaan pembiayaan per Maret 2013 sebanyak 3.337 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Perusahaan pembiayaan yang paling banyak sebesar 669 terdapat di Jawa Barat, dan yang paling sedikit terdapat di Papua Barat hanya 8 unit,” ujarnya.
Di Sumatera, perusahaan pembiayaan yang paling banyak tersebar di Kota Medan yakni berjumlah 164 kantor cabang dan yang paling sendikit adalah Nanggroe Aceh Darussalam yakni 42 unit.
Sebagai lembaga pengawas pembiayaan, pihaknya memiliki tugas mengawasi perusahaan pembiyaan agar meminimalisir keluhan konsumen.
Satu kewenangan Bank Indonesia akan dipangkas. Kewenangan  untuk pengawasan dan Pengaturan akan diambil alih OJK.
“Akhir 2013  pengawasan dan pengaturan perbankan diambil alih OJK,” ujar Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan OJK, Sri Rahayu Widodo, Selasa (3/9/2013). [tribunenews]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

BEM FAKULTAS EKONOMI USM

BEM FAKULTAS EKONOMI USM

Pengikut

DINAMIKA ACEH

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. MEDIA ONLINE KAMPUS FE USM - BEM_FE-USM@YAHOO.COM
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger