ACEH TERKINI – Sejak awal Kemerdekaan Negera Indonesia bukanlah dipandang sekuler seperti yang dipahami konsep poilitik barat. Tapi didalamnya justru mencerminkan ide dasar bernegara dan berkehidupan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Yusril Ihza Mahendra, pakar hukum Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Bulan Bintang dalam khutbah Jum’atnya di Masjid Raya Baiturahman, Banda Aceh, (13/9/2013).
Lebih lanjut Ia mengatakan sebelum datang penjajahan di Indonesia, harus diakui bahwa kedaulatan itu sudah ada dalam bentuk kerajaaan-kerajaan dan kesultanan.
“Makin jauh kita melangkah, kita berharap tidak menjauh dari ajaran Islam,” kata dia.
Kita ingin sebuah negera yang maju dan berkembang dan tetap dibawah nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Untuk mewujudkan ini, kata Yusril merupakan tanggung jawab semua orang, bukan kelompok tertentu saja, tapi setiap orang Islam. Kedepan kita perlu menjaga agar negera ini kuat, maju dan berkembang dalam koridor ajaran Islam.
“Kita tidak ingin negara jalan sendiri, Islam juga jalan- sendiri, justru yang diinginkan adalah Negara dan Islam harus jalan seiring dan berdampingan,” kata Yusril.
Akhirnya kita berharap agar Aceh khususnya dam Indonesia pada umumnya makin jaya, maju, aman, tentram dan sejahtera, adil dan makmur. Begitupun juga penduduknya sungguh-sungguh bertaqwa dalam melaksanakan tuntutan Islam. [red]
0 komentar:
Posting Komentar